Yotta Perluas Jaringan Global Lewat Business Matching di Hong Kong

20 August 2025

Dalam rangka memperluas jaringan bisnis ke pasar global, PT. Yotta Berkah Mulia menjadi salah satu dari lima brand terpilih dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program Business Matching (BM) yang difasilitasi oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) dan diakomodir oleh Hipmi Culinary Indonesia (HCI) di Hong kong tepatnya di Hong Kong Convention and Exhibition Centre, mulai dari tanggal 13-16 Agustus 2025. BM merupakan forum strategis yang mempertemukan antara produsen bahan baku, distributor, dan pelanggan potensial dalam satu wadah untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis secara langsung.

Yotta, yang dikenal sebagai salah satu brand yang memproduksi produk teh, memiliki varian yang sudah mapan dan memiliki nama di pasar lokal. Kesamaan visi antara HCI dan Yotta serta fokus acara internasional yang menyoroti industri Food & Beverage (F&B), khususnya teh, menjadikan Yotta brand yang cocok untuk mewakili Indonesia dalam forum tersebut.

Meski secara kapasitas Yotta masih dalam tahap pengembangan, namun partisipasi dalam BM membuka peluang jangka panjang yang sangat potensial, terutama dalam menjalin relasi dengan distributor global. Diketahui beberapa manufaktur dari luar negeri telah mendistribusikan produknya langsung ke Indonesia, khususnya ke brand-brand besar di Jakarta. Ini menandakan bahwa jalur distribusi internasional sangat mungkin untuk dijalankan, terutama dalam industri F&B yang menjadi fokus Yotta.

Dalam acara tersebut, Yotta melakukan 9 sesi Business matching, dengan fokus utama pada produk teh. Dari 500-an produk yang dipamerkan oleh berbagai manufaktur, Yotta mengidentifikasi 9 produk potensial dan menemukan 1 supplier yang dianggap cocok untuk dikembangkan lebih lanjut. Produk-produk seperti matcha, black tea, teh olong, dan thai tea menjadi fokus utama dalam potensi kerja sama.

Acara ini begitu berkesan karena banyaknya inovasi produk teh yang ditampilkan. Salah satu inovasi menarik adalah kemasan botol dengan tutup yang sudah berisi teh bubuk, yang hanya perlu dikocok dengan air untuk menjadi teh siap minum. Inovasi lain termasuk perbedaan antara es batu dan teh yang sudah tercampur dalam satu kemasan namun tetap segar saat dikonsumsi.

Yotta menyadari bahwa inovasi adalah kunci utama dalam bertahan dan berkembang di industri F&B. Berbagai ide dan pendekatan baru yang ditemukan di kegiatan bisnis matching ini sangat layak untuk diduplikasi di Indonesia. Mulai dari kemasan, metode penyajian, hingga cara manufaktur memikirkan efisiensi dan pengalaman konsumen, semuanya bisa dijadikan inspirasi untuk pengembangan produk-produk lokal.