YOTTA, Brand Lokal yang Menasional! Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

25 May 2024

Yotta merupakan salah satu brand lokal asal Makassar. Kini, merek minuman dengan konsep kekinian ini menjadi salah satu yang paling diminati bagi masyarakat, terkhusus anak muda.

Namun, tahukah kalian bagaimana perjalanan Yotta hingga bisa dikenal banyak orang?

Regional Manager Yotta, Muzawwir Noer Hateng menceritakan awal mula Yotta. Ia mengatakan bahwa hadirnya minuman lokal ini berawal dari ide bisnis mahasiswa.

“Kita berawal dari ide bisnis mahasiswa. Kebetulan ownernya ini alumni mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM),” katanya saat menjadi narasumber dalam program Unhas Preneurs di UnhasTV, Kamis (2/5/2024).

Yotta sendiri berdiri sejak tahun 2015. Dan sekarang telah memiliki 52 outlet di Sulawesi. Sebagian tersebar di Makassar, Manado, Kendari, Palu, Polewali Mandar, dan Majene.

Muzawwir mengisahkan, awal pendirian Yotta saat owner Adrian berinisiatif menghadirkan minuman kekinian di kalangan mahasiswa yang pada tahun 2015 masih sangat kurang.

“Di saat itu, Kak Adrian mencari ide, apa saja yang bisa disediakan untuk para mahasiswa, khususnya minuman kekinian dengan harga terjangkau,” Kata Muzawwir.

Lalu mulailah Yotta diproduksi Adrian dan lokasi pertama diperjualbelikan adalah di Kantin Fakultas Psikologi UNM.

Tak dinyana dan tak diduga, minuman Yotta menarik perhatian mahasiswa di kantin tersebut. Sering kali sold out. Kemudian, Adrian juga sering mengikuti event untuk memperkenalkan merek Yotta lebih luas.

“Akhirnya usaha kera tidak mengkhianati hasil. Yotta mengalami kemajuan pesat,” lanjut Muzawwir.

Pada tahun 2018 mulai mendirikan gerai pertama dengan menyewa sebuah tempat di daerah Antang, Makassar. Berlanjut hingga kemudian kembali mendirikan gerai keduanya di wilayah Jl AP Pettarani.

“Puncak-puncaknya Yotta dikenal secara luas itu pada tahun 2019,” ungkap Muzawwir.

Dapat Dukungan Investor Karena mendapat sambutan yang ramai dan luas, Yotta pun sempat mendapat dukungan dari beberapa investor.

Pasar pun diluaskan dengan mendirikan outlet pertamanya di wilayah Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar. “Dan alhamdulillah di BTP juga ramai,” jelasnya.

Sempat awalnya minuman lokal Makassar Yotta ini ingin dibuat seperti minuman khas Enrekang yaitu Dangke. Alasannya karena ownernya berasal dari daerah tersebut.

Dangke adalah makanan tradisional terbuat dari fermentasi susu yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Dangke terbuat dari susu kerbau atau sapi yang diolah secara tradisional dengan cara direbus sampai mendidih. Dangke memiliki tekstur seperti tahu dan memiliki rasa yang mirip dengan keju

“Secara akronim nama Yotta ini diambil dari gabungan yogurt dan tape yang merupakan bahan sebuah minuman khas Enrekang,” terang Muzawwir kepada Unhas TV.

Namun niatan tersebut tak berlanjut, karena Yotta semakin diterima di masyarakat dengan konsep yang kekinian itu.

Sejak mulai banyak dikenal di kalangan anak muda, pada tahun 2020 Yotta akhirny memberanikan diri untuk mulai membangun sebuah misi “Inspiring People To Be Happy”.

Slogan tersebut lebih bermakna bagaimana Yotta bisa menginspirasi orang-orang agar selalu bahagia.

 

 

Persaingan Bisnis

 

Meski sudah terkenal sebagai minuman lokal Makassar dan disukai oleh anak-anak muda, persaingan bisnis diakui Muzawwir akan selalu ada.

“Di tengah persaingan yang semakin ketat ini, Yotta akan selalu berada pada misinya. Ingin selalu menginspirasi orang-orang agar selalu bahagia,” tegasnya.

Di sisi lain, produk Yotta akan selalu menyesuaikan diri dengan target pasarnya, yaitu anak muda.

Yotta akan selalu memperhatikan apa yang disukai customers dan tren yang sedang berlangsung di kalangan anak muda.

Selain itu, kata Muzawwir, saat ini Yotta memiliki beragam produk minuman. Mulai dari jenis Kopi, Smooties, Thai Tea dan beragam jenis lainnya.

“Choco Belgian, saat ini jadi best seller Yotta karena lelehan coklatnya sangat banyak. Coklat itulah, makanya jadi favorit,” jawab Muzawwir.

Yuks sobat akademika Unhas TV, jangan lupa coba varian baru Yotta ya. (*)

Sumber : Unhas TV